BAN-PT Lakukan Surveilen Akreditasi di Universitas Muhammadiyah Kalianda

BAN-PT Lakukan Surveilen Akreditasi di Universitas Muhammadiyah Kalianda

BAN-PT Lakukan Surveilen Akreditasi di Universitas Muhammadiyah Kalianda

BAN-PT Lakukan Surveilen Akreditasi di Universitas Muhammadiyah Kalianda

Kalianda – Universitas Muhammadiyah (UM) Kalianda menerima kunjungan surveilen dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tanggal 18 hingga 20 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akreditasi lanjutan pasca perubahan bentuk institusi dari dua sekolah tinggi menjadi universitas.

Tim surveilen BAN-PT yang hadir, salah satunya Prof. Dr. Mella Ismeliana Farma Rahayu, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tahapan penting bagi perguruan tinggi yang telah bertransformasi kelembagaan. Ia berharap seluruh elemen kampus UM Kalianda dapat berkolaborasi mendukung proses pemantauan yang dilakukan oleh BAN-PT.

“Kegiatan ini bertujuan agar UM Kalianda dapat terus berkembang secara berkelanjutan dan mendapatkan pengakuan akreditasi yang semakin baik,” ujar Prof. Mella dalam salah satu sesi di kampus UM Kalianda.

Dalam rangkaian kegiatan surveilen ini, tim BAN-PT juga meninjau berbagai capaian institusi sejak transformasi menjadi universitas. Pemaparan disampaikan mulai dari kronologi perubahan bentuk, proses pengajuan, penerbitan SK Mendikbudristek, hingga peluncuran resmi UM Kalianda ke masyarakat.

Tim BAN-PT juga memberikan perhatian khusus terhadap kinerja dosen dalam publikasi ilmiah, termasuk kontribusi pada jurnal internasional. “Kami berharap ke depan semakin banyak karya ilmiah yang bisa dipublikasikan pada jurnal bereputasi agar capaian akademik UM Kalianda terus meningkat,” kata Prof. Mella.

Sementara itu, anggota tim surveilen lainnya, Prof. Dr. Ir. Arita Marini, M.E., mengapresiasi respons cepat dan kesiapan civitas akademika UM Kalianda dalam menyampaikan dokumen serta menjawab berbagai pertanyaan dalam proses visitasi.

Dalam sesi evaluasi, BAN-PT juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk perbaikan, salah satunya adalah peningkatan sistem penjaminan mutu internal berdasarkan hasil Audit Mutu Internal (AMI) yang telah dilakukan sebelumnya. “Program kerja harus disusun secara berkesinambungan agar tidak terputus dan tetap mengarah pada target capaian mutu,” tambah Prof. Arita.

Dari sisi kebijakan strategis, Anggota Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. H. Johni Najwan, Ph.D., menekankan pentingnya rotasi dan regenerasi dalam pengelolaan asosiasi penjaminan mutu internal di lingkungan Muhammadiyah. Ia juga mengajak UM Kalianda untuk lebih aktif dalam forum-forum nasional.

“Kami berharap UM Kalianda dapat lebih proaktif, termasuk dalam berbagai diskusi dan forum mutu perguruan tinggi. Ini penting untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman,” ujar Prof. Johni.

Kabar positif lainnya datang dari sisi akademik. Prof. Johni mengingatkan agar seluruh aktivitas mahasiswa yang memiliki beban kerja akademik, seperti penyusunan dan ujian skripsi, dapat dihitung sebagai bagian dari satuan kredit semester (SKS). “Idealnya, seluruh proses seperti seminar proposal hingga ujian akhir skripsi dihitung sebagai bagian dari total SKS, sehingga lebih adil bagi mahasiswa,” jelasnya.

Ia juga mendorong percepatan karier dosen melalui peningkatan publikasi ilmiah, terutama pada jurnal internasional bereputasi, guna memperkuat posisi institusi secara nasional dan global.

Rektor UM Kalianda, Susilawati, S.Sos., M.I.P., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan masukan konstruktif dari BAN-PT. Ia menegaskan komitmen institusi untuk terus berbenah demi menjadikan UM Kalianda sebagai kampus unggul di wilayah Lampung Selatan.

“Masukan dari BAN-PT sangat kami butuhkan sebagai kampus yang tengah berkembang. Ke depan, kami akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan agar UM Kalianda semakin siap bersaing dan diakui secara nasional,” tutup Rektor.

Kembali